KETUA Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IAID Ciamis Ilham Nur Suryana. aos/zona muda

ZONAMUDA, Ciamis — Jelang Pemilu 2019 yang tinggal 23 hari lagi, BEM IAID Ciamis pertanyakan kinerja KPU Ciamis.

BACA JUGA: HMI Ciamis: KPU Bobrok Laksanakan Tugas Jelang Pemilu 2019

Penyebabnya, hingga saat ini masih banyak masyarakat di pelosok Kabupaten Ciamis yang belum paham tentang tata cara memilih di TPS.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IAID Ciamis Ilham Nur Suryana mengaku banyak menerima informasi dari warga di pelosok Ciamis yang belum paham tata cara mencoblos pada Pemilu 2019.

“Kinerja KPU Ciamis sudah seberapa jauh dalam melaksanakan kinerjanya selaku penyelengara pemilu. Melihat masih banyak yang tidak mengetahui program KPU, khususnya dalam bidang sosialisasi ke masyarakat.”

“Dengan Total DPT Ciamis mencapai 939.911, dari 27 kecamatan, 265 desa/kelurahan, dan 4.362 TPS, diperlukan adanya keterbukaan informasi publik,” katanya kepada ZONAMUDA, Senin (25/3/2019).

Ilham menyebutkan, terkait hal ini, kinerja KPU Ciamis patut dipertanyakan.

Sehingga, bisa menjadi evaluasi semua pihak dalam rangka menyukseskan Pemilu 2019.

“Kalau berbicara regulasi memang betul pemilu itu merupakan tanggungjawab bersama. Akan tetapi, warga perlu tahu, sudah sejauh mana KPU Ciamis menjalankan tugasnya selaku penyelengara,” ucapnya.

Ilham menambahkan, ketika KPU Ciamis memberikan alasan terkait kinerjanya, secara manusiawi pasti memiliki keterbatasan. Baik secara regulasi hingga anggaran.

“Tapi keterbukaan informasi publik inilah yang nantinya menjadi bahan pemahaman publik, untuk memberikan masukan dan solusi alternatif dalam menyuksekan Pemilu 2019,” ujarnya. aos firdaus