WASEKUM Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Ciamis Dede Aos Firdaus Bani Aziz. ist/zona muda

OLEH: Dede Aos Firdaus Bani Aziz

HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Ciamis menilai KPU Ciamis bobrok dalam melaksanalan tugasnya.

Menjelang Pemilu 2019, kinerja KPU Ciamis tidak masif dalam melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tata cara mencoblos yang baik dan benar.

Pemilu 2019 merupakan pesta demokrasi bagi seluruh masyarakat Indonesia karena di pemilu tahun ini pemilu serentak.

Masyarakat memilih calon presiden, calon anggota DPR RI, calon anggota DPRD provinsi, calon anggota DPRD kabupaten/kota, dan DPD.

Minimnya sosialisasi akan mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pemilu.

Belum lagi, banyaknya pemilih muda di tahun ini yang belum berpengalaman dalam mencoblos di TPS. Tentu akan bingung menyalurkan hak suaranya.

Ada 5 surat suara yang akan diberikan kepada masyarakat dalam pemilu 2019.

Temuan kami di lapangan, masih banyak masyarakat belum tahu kelima surat suara itu.

Mana surat suara calon presiden, calon anggota DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, dan DPD. Khsuusnya, pemilih di wilayah pedesaan.

Pada Pemilu 2019 ini, DPT di Kabupaten Caimis sekitar 939.911 orang.

Jika KPU Ciamis tidak melaksan secara masif, menyosialisasikan kepada rakyat, dikhawatirkan banyak yang golput di Kabupaten Ciamis. Hal ini sangat tidak diinginkan.

Maka dari itu, untuk mengantisipasi terjadinya golput, KPU Ciamis harus lebih nampak dalam melaksanakan tugasnya dalam Pemilu ini.

Gunakan strategi-strategi yang dimiliki oleh KPU, semacam adanya Relawan Demokrasi (Relasi), itu kan sangat membantu dalam menyosialisasikan kepada masyarakat.

Melakukan sosialisasi melalui pagelaran budaya lokal Ciamis.

Perguruan Tinggi yang berada di Kabupaten Ciamis juga bisa di jadikan forum untuk sosialisasi tentang kepemiluan.

Jangan sampai, KPU Ciamis dalam sosialisasi ini monoton hanya di titik-titik tertentu saja, harus menyeluruh ke tiap elemen masyarakat. (*)

*) Penulis adalah Wasekum Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Ciamis.